Selasa, 02 Juli 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi zaman

TEKNOLOGI INFORMASI | Mencoba Treasury, Aplikasi Simpanan Emas Zaman Now


Ilustrasi robot buatan Furhat. Robot ini diprogram bisa mengubah ekspresi mereka.

ROBOPARK INDONESIA - Robot Bakal Wawancara Kerja Manusia di 2020

Perusahaan kecerdasan produksi dan robotik sosial mempunyai nama Furhat dari Swedia semakin mengoptimalkan penciptaan robot mereka guna dunia kerja. Percobaan juga dilakukan supaya robot mereka segera siap menghadapi calon karyawan ketika wawancara kerja.
Dilansir The Ladders, robot mempunyai nama Tengai ini berukuran 40 sentimeter ini dirancang supaya mengurangi prasangka dalam etape wawancara. Sebab, prasangka masih menjadi masalah dalam memilih pegawai.
Berdasarkan keterangan dari studi Stanford, timbulnya bias pada proses rekrutmen masih sering hadir di Amerika Serikat. Kehadiran Tengai juga diharapkan dapat meminimalisir bias-bias yang terjadi saat wawancara kerja.
"Tengai belajar dari sejumlah petugas rekrutmen yang berbeda supaya tidak memungut perilaku spesifik dari satu petugas rekrutmen saja," ujap Gabriel Skantze yang menjadi ilmuwan kepala di proyek ini.
Bagaimana teknik kerja Tengai? Kandidat bakal berinteraksi dengan Tenai, dan robot tersebut akan mengirim transkrip wawancara kerja ke pegawai insan untuk menyurvei jawaban-jawabannya saja.

Robot Tengai diprediksi dapat mulai bekerja pada Mei mendatang. Jika trial sukses, versi Bahasa Inggrisnya dapat meluncur pada mula 2020.

========================================================================

TEKNOLOGI INFORMASI - Perkembangan teknologi informasi sudah menciptakan tidak sedikit perubahan di tengah-tengah masyarakat. Perubahan-perubahan tersebut laksana tidak kenal henti sebab setiap hari tidak jarang kali ada inovasi baru yang bermunculan. Inovasi-inovasi ini dibuat dengan destinasi untuk memudahkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh manusia.

Mencoba Treasury, Aplikasi Simpanan Emas Zaman Now | Review - Warta Ekonomi

Salah satu evolusi yang terjadi dampak perkembangan teknologi ialah kegiatan jual-beli dan penyimpanan emas. Jika dahulu seseorang pembeli mesti datang langsung ke toko bilamana ingin mempunyai emas maka sekarang mereka bisa melakukan pembelian barang emas tanpa mesti datang ke toko emas tersebut. Dengan bermodal laptop atau smartphone, mereka dapat mendapatkan emas yang diharapkan kapan saja dan di mana saja.

Pada tulisan ini Warta Ekonomi mengupayakan untuk mengerjakan ulasan terhadap Treasury, suatu platform online jual beli dan penyimpanan emas. Platform ini bisa diakses melewati situs situs dan software mobile.

Adapun, kali ini Warta Ekonomi mengupayakan untuk mengakses Treasury melalui software mobile. Berikut ini pembahasan Warta Ekonomi

Baca Juga: 5 Alasan Milenial Harus Punya Tabungan Emas Online

1. Install Aplikasi

Aplikasi Treasury terdapat untuk pemakai Android dan pemakai iOS. Bagi pemakai Android, Anda dapat mencari software ini di Play Store dengan menggunakan keyword Treasury. Di Android software ini terdapat dengan versi 1.2.1 dan terakhir kali diperbaharui pada 30 Juni 2019. Ukuran software ini tidak terlampau berat, melulu sekitar 20-an megabyte (MB).

Setelah meng-install software ini maka pemakai diwajibkan untuk mengerjakan registrasi dahulu. Proses registrasi tidak memerlukan waktu lama melulu sekitar 3-5 menit. Yang unik adalah, pemakai bakal mendapatkan emas seberat 0,03 setelah mengerjakan pendaftaran. Emas ini diperoleh karena Treasury sedang mempunyai program promo registrasi sebagai unsur dari gerakan #PunyaSimpenan.

Baca Juga : Pembobolan Data Pelanggan Digital Jadi Bom Waktu

2. Topup e-Wallet

Hal kedua yang dilaksanakan setelah mengerjakan install dan pendaftaran ialah melakukan topup e-wallet atau di Treasury biasa dinamakan dengan celengan karena format ikon laksana gambar celengan ayam. Proses isi ulang (topup) dapat dilakukan dengan empat macam cara pembayaran laksana Virtual Account, Bank Transfer, Convinience Store, dan E-Wallet.

Rekanan Treasury dalam proses isi ulang ini cukup tidak sedikit sehingga pemakai dapat mendapatkan pelbagai alternatif. Rekanan-rekanan itu yakni BRI Virtual Account, Danamon Virtual Account, CIMB Niaga Virtual Account, Permata Virtual Account, Maybank Virtual Account, Bank Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, dan BNI Virtual Account.

Kemudian terdapat ATM Bersama guna metode pembayaran Bank Transfer. Lalu terdapat Alfamart guna metode pembayaran Convinience Store. Terakhir, terdapat Doku Wallet guna metode pembayaran E-Wallet.

Sebenarnya, Treasury pun bekerja sama dengan Go-Pay tapi kelihatannya hanya dapat digunakan guna proses transaksi di fitur Teman Treasury. Warta Ekonomi sendiri mencoba mengerjakan transaksi pencatatan ke Teman Treasury dengan cara pembayaran via Go-Pay.

Biaya pencatatan di Teman Treasury ialah sebesar Rp50.570 dengan ongkos administrasi sebesar Rp1.011. Jadi, total ongkos sebesar Rp51.581. Setelah menuntaskan proses pembayaran maka pemakai bakal resmi tercatat di Teman Treasury sekaligus menemukan emas seberat 0.08 gram.

3. Bergabung di Teman Treasury

Setelah mengerjakan pendaftaran di Teman Treasury, pemakai bakal mendapatkan referral code yang bermanfaat untuk merekrut guna pemakai baru. Untuk calon pemakai baru, referral code ini dibutuhkan untuk mengerjakan pendaftaran.

Pada dasarnya Teman Treasury ialah sistem perekrutan pemakai baru. Untuk pemakai, sistem ini mempunyai nilai tambah sebab akan terdapat poin serta emas cuma-cuma yang dapat didapatkan baik oleh pemakai lama maupun pemakai baru. Jika sukses melakukan perekrutan pemakai baru maka pemakai lama bakal mendapatkan emas cuma-cuma seberat 0,05 gram sementara pemakai baru akan mendapat  emas sebesar 0,03 gram.

4. Melakukan Transaksi Emas

Di software Treasury pemakai dapat menabung serta mengerjakan jual dan beli emas. Pembelian emas sendiri dapat dilaksanakan dengan memakai fitur Celengan yang sudah diterangkan sebelumnya. Perlu diketahui, maksimum sisa yang diizinkan di fitur Celengan ialah sebesar Rp10 juta.


Jika sudah mengerjakan topup sisa Celengan maka pemakai tinggal mengerjakan pembelian emas. Di Treasury pembelian emas dapat dilakukan mulai dari nominal Rp20 ribu atau selama 0,03 gram emas. Setelah pembelian emas dilaksanakan maka sisa Celengan bakal otomatis terpotong.

Baca Juga : Songsong Teknologi Modern, BMW Siapkan Next 100

Pengguna juga dapat memantau pergerakan harga emas secara di software ini secara real time. Harga emas ini terus merasakan perubahan naik dan turun. Hanya saja, urusan positif dari pergerakan harga ini ialah harga emas tentu mengalami eskalasi secara jangka panjang. Oleh sebab itu, pembelian dan penyimpanan emas ini dapat dijadikan sebagai sarana investasi. Hal tersebut karena pemakai dapat menjual emas bilamana harga sedang merasakan kenaikan.

Pengguna dapat menjual emas yang sedang mengalami eskalasi harga dengan memakai fitur Jual Emas. Hasil penjualam emas bakal masuk ke dalam sisa Celengan.



5. Mencairkan Celengan

Jika sudah mengerjakan isi ulang sisa di Celengan atau sukses mendapatkan imbal hasil investasi yang memuaskan dari proses jual beli emas maka pemakai dapat mencairkan kembali sisa di Celengan tersebut.

Uang di celengan bisa ditarik dengan memakai fitur Tarik Uang. Treasury mengizinkan pemakai guna dapat unik semua sisa di Celengan. Proses penarikan uang ialah dua hari kerja. Pihak Treasury bakal mentransfer uang itu ke tabungan bank pemakai.

Baca Juga : Fauzie Yusuf Hasibuan: Era Digital Ubah Paradigma Pelayanan Advokat

Dengan demikian, bilamana pemakai memerlukan dana terpaksa karena ada keperluan mendesak dan seketika maka mereka dapat dengan cepat mendapat  dana tunai dengan mengencerkan emas yang disimpan atau emas hasil investasi.

0 komentar:

Posting Komentar