Rabu, 17 Juli 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | seminar teknologi informasi 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | Indo Livestock 2019 Expo & Forum Jadi Ajang Pameran dan Forum Teknlogi Industri sampai Peternak

Indo Livestock 2019 Expo & Forum Jadi Ajang Pameran dan Forum Teknlogi├é Industri hingga Peternak

TEKNOLOGI INFORMASI - Surabaya berubah menjadi tuan lokasi tinggal perhelatan akbar pameran dan forum internasional ke-14 terknologi terkini bidang industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, alat-alat kedokteran fauna dan perikanan, yaitu Indo Livestock 2019 Expo & Forum.

Acara ini diadakan bersamaan dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Vet dan Indo Fisheries 2019 Expo & Forum, akan dilangsungkan selama 3 hari pada tanggal 3 hingga 5 Juli 2019 di Grand City Convex, Surabaya.

Indo Livestock Expo & Forum yang diadakan oleh PT Napindo Media Ashatama ini, adalahajang promosi dan alih teknologi untuk para industri peternakan sekaligus wadah guna memperkuat kapasitas industri peternakan domestik dengan teknik membangun kemitraan dengan industri peternakan asing.

Baca Juga : Tangkal Hoaks, Google Desain Ulang Tampilan News Tab

Di samping itu diinginkan platform untuk para professional industri, peternak dan pemangku kepentingan guna mendapatkan informasi terbaru tentang tren dan pertumbuhan terkini dalam dunia peternakan serta untuk membina jaringan antara pelaku industri dan peternak.

"Forum ini dibuntuti oleh semua pelaku dari dalam dan luar negeri baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen pakan ternak, pakar kesehatan hewan, kementerian, lembaga dan instansi pemerintah serta asosiasi yang bergerak di sektor bersangkutan, sudah terdaftar lebih dari 250 peserta pameran dari 25 negara tergolong 6 negara paviliun yakni Indonesia, Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Eropa dan Amerika, menjadikan pameran peternakan ini di antara yang terbesar di dunia," kata Devi Ardiatne Project Manager PT. Napindo Media Ashatama untuk wartawan, Senin (1/7/2019).

Dengan mengangkat tema “Inovasi Teknologi Peternakan Menuju Revolusi Industri 4.0”, pameran dan forum Indo Livestock 2019 menjadi lebih bermutu dengan ditampilkannya sejumlah hal sebagai berikut:

Paviliun Ekspor Peternakan, bakal dimanfaatkan sebagai wadah informasi dan promosi produk-produk peternakan yang telah diekspor.
Paviliun UMKM Peternakan, bakal dimanfaatkan oleh Unit Pengolahan Hasil Peternakan binaan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
Paviliun KUR (Kredit Usaha Rakyat) Peternakan dan Perikanan Rakyat, sebagai sarana sosialisasi KUR untuk para pengunjung yang muncul selama masa pameran.
Indo Livestock Services Award, format apresiasi komunitas peternakan terhadap semua praktisi yang berhasil mengembangkan institusi/lembaga/perusahaan; dan terhadap semua tokoh yang berperan besar dalam upaya mengembangkan peternakan di Indonesia. Penganugerahan Indo Livestock Services Award Tahun 2019 dengan nama “Adi Praja Satwa Sewaka” yang akan diserahkan kepada instansi Pemerintah Provinsi.

Baca Juga : Samsung Akan Menggarap Smartphone Inovatif Lain, Yakni Smartphone Gulung

Penghargaan “Manusya Mriga Satwa Sewaka” yang akan diserahkan langsung oleh Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia.
Sosialisasi pentingnya protein hewani SDTI (SUSU, DAGING, TELUR dan IKAN). Sejak tahun 2008, PT Napindo Media Ashatama berkomitmen untuk menambah konsumsi gizi melewati sosialisasi pentingnya protein hewani untuk menjangkau bangsa yang cerdas.
Adanya 14 seminar peternakan dan perikanan, 43 technical product presentation yang akan dilangsungkan selama 3 hari pameran.
Kegiatan pameran bisa dihadiri semua pengunjung tanpa diambil biaya.
Devi menjeelaskan, forum ini didukung oleh sejumlah kementerian laksana Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perikanan & Budidaya, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

"Indo Livestock adalahplatform untuk para profesional industri guna mendapatkan informasi terbaru tentang tren dan pertumbuhan terkini serta untuk membina jaringan dengan pelaku industri,” ujar Devi.

Kemudian untuk buatan telur ayam broiler pada 2018-2021 diduga mengalami penambahan 4,87% per tahun, seiring dengan rata-rata angka komsumsi yang merasakan peningkatan 4,18% per tahun.

"Melalui pameran ini, semua pemangku kepentingan industri peternakan, pakan dan perikanan bisa membuka wawasan dan informasi berhubungan tentang pertumbuhan dari industri tersebut," kata Devi.

Berdasarkan keterangan dari data terakhir Indonesia dengan populasi 265 juta jiwa dan 70 persen dari populasinya tercebur dalam industri peternakan, pakan dan perikanan.


Dengan data tersebut pekerjaan ini bakal menjadi sebuah refrensi dan event terpenting untuk para pelaku industri dan pemerintah dalam mengembangkan geliat ekonomi di sektor ini.

Indo Livestock 2019 Expo & Forum akan diadakan bersamaan dengan Pameran dan Forum internasional industri Pakan Ternak, Pengolahan Susu, Alat-alat Kedokteran Hewan dan Perikanan, yaitu Indo Dairy, Indo Feed, Indo Vet dan Indo Fisheries 2019 Expo & Forum.

Pameran ini menampilkan sekian banyak  produk teknologi, seminar, sosialisasi pentingnya protein hewani SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan), dan techical product presentation.


Baca Juga : Exabytes Akuisisi MWN, Klaim Jadi Perusahaan Hosting Terbesar

0 komentar:

Posting Komentar