Kamis, 20 Juni 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi menurut haag dan keen

TEKNOLOGI INFORMASI | SEJARAH ARUS INFRASTRUKTUR KOMUNIKASI GLOBAL DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL




Dalam beberapa tahun terakhir ini, perkembangan teknologi, perubahan sosial, pendidikan, ekonomi,dan dampaknya di dunia telah berubah secara drastis. Seiring dengan perubahan tersebut, untuk menumbuh kembangkan potensi masyarakat dalam bidang teknologi khususnya dalam bidang teknologi dan robotika di Indonesia, maka dibutuhkan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada hal tersebut.


Pada dasarnya, sekolah harus menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman pada masa perubahan era globalisasi yang begitu cepat ini. Penyajian pengetahuan dan wawasan serta pengalaman dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan cara melakukan kunjungan terhadap industri yang terkini dan terkait dengan perubahan tersebut.

Perkembangan dunia teknologi informasi komunikasi yang demikian pesatnya sudah membawa guna luar biasa untuk kemajuan kemajuan umat manusia. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut perlengkapan yang begitu rumit, sekarang sudah digantikan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasian oleh perlengkapan otomatis. Pada tahun 1980-an dan 1990-an, evolusi ideologi mendasar di era politik global mengakibatkan terciptanya rezim perniagaan internasional pasar pro yang memiliki akibat besar pada komunikasi internasional. Oleh sebab tersebut dalam ulasan kali ini anda akan membicarakan mengapa korporasi transnasional mendapatkan guna terbesar dari liberalisasi dan privatisasi komunikasi internasional.

Sebelum membicarakan lebih lanjut ada urusan yang butuh sebelumnya diterangkan yaitu mengenai pengertiaan teknologi dan komunikasi tersebut sendiri yang dominan pada pertumbuhan infrastruktur dalam komunikasi internasional.

Baca Juga : Ini Tantangan Administrasi Publik di Era 4.0

Yang dimaksud ternologi menurut keterangan dari Haag dan Keen(1996) adalahteknologi informasi ialah seperangkat perangkat yang membantu kamu bekerja dengan informasi dan mengerjakan tugas-tugas yang bersangkutan dengan pemerosesan informasi. Sedangkan yang dimaksud dengan komunikasi yakni Kekuatan suatu informasi jauh lebih hebat dikomparasikan dengan kekuatan angkatan bersenjata manapun di dunia. Secara umum, peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam lingkup nasional merangkum fungsi-fungsi sebagai berikut: Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, Meningkatkan daya saing bangsa, Memperkuat kesatuan dan persatuan nasional, Mewujudkan pemerintahan yang transparan dan, Meningkatkan kepribadian bangsa di tingkat internasional.

Oleh karena tersebut berikut ialah beberapa urusan dan penjelasan-penjelasan yang berhubungan dalam era pertumbuhan infrastruktur komunikasi global daam komunikasi internasional.

A. Privatisasi komunikasi dan Ruang serta Arus informasi perniagaan bebas

Perkembangan ekonomi dan perniagaan terbawa oleh arus komunikasi kesejagatan (globalisasi) yang sudah membelah batas-batas negara dan sekat-sekat geografis, yang terwujud lewat perniagaan internasional dan pola bisnis lewat komunikasi maya yang begitu kilat.

Privatisasi, istilah beda dari denasionalisasi, ialah proses pengalihan kepemilikan dari kepunyaan umum menjadi kepunyaan pribadi. Steve H. Hanke (1987) mendefinisikan privatisasi sebagai transfer faedah aset dan jasa dari pemerintah ke swasta yang meliputi kegiatan mulai dari penjualan perusahaan negara (State Owned Enterprise atau SOE) hingga pengalihan pengelolaan jasa publik untuk kontraktor swasta. Yergin dan Stanislaw (1998) menulis bahwa istilah “privatisasi” dibuat oleh Peter Drucker guna menggantikan istilah “denasionalisasi” pada tahun 1979. Dalam privatisasi telekomunikasi tersebut sendiri Pada tahun 1984, Presiden AS Ronald Reagon memberitahukan kebijakan sesungguhnya yang melanggar monopoli publik dan memungkinkan jaringan telekomunikasi swasta guna beroperasi di distrik telekomunikasi nasional. Sektor telekomunikasi AS secara bertahap diregulasi, diliberalisasi dan diprivatisasi. Pergeseran umum dari peran layanan publik telekomunikasi ke kompetisi dan deregulasi swasta memiliki akibat besar pada kepandaian telekomunikasi internasional. Dan seluruh itu disusun oleh AS, Inggris, dan semuanya mempunyai perusahaan dengan ambisi global.

Sedangkan Sedangkan Privatisasi Ruang sendiri merangkum tentang Pertumbuhan ekonomi dan peradaban teknologi telah mengisi peningkatan besar dalam permintaan guna layanan telekomunikasi global dari seluruh jenis, menghasilkan perkembangan fenomenal dari industri satelit. Satelit geostasioner lebih tidak sedikit telah dikenalkan pada tahun 1990-an dikomparasikan pada gabungan dasawarsa lainnya. Begitulah evolusi dalam industri komunikasi global yang bahkan organisasi intergovermental semakin didorong oleh pertimbangan pasar.

Di samping itu,perkembangan teknologi sudah menimbulkan akibat pada pertumbuhan sosial, budaya, dan ekonomi ada peradaban yang signifikan dalam pertumbuhan dan penerapan teknologi informasi dan alat-alat telekomunikasi, laksana komputer dan internet. Disinilah arus informasi komunikasi perniagaan bebas terjdi dan lahirlah organisasi dunia di bidang perniagaan World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia yang di tahun 1995 adalahtahun berdirinya organisasi ini, sekaligus memproduksi konvensi multilateral yang memberi landasan, disertai kaedah-kaedah atau norma-norma yang menata hubungan perniagaan internasional, dengan kata beda telah didapatkan hukum yang mengikat negara-negara anggota, terutama di bidang perniagaan (bisnis). Sistem perniagaan multilateral WTO ditata melalui sebuah persetujuan yang mengandung aturan-aturan dasar perniagaan internasional sebagai hasil perundingan yang sudah ditanda-tangani oleh negara-negara angota. Persetujuan itu adalahperjanjian antar negara anggota yang mengikat pemerintah guna mematuhinya dalam pelaksanaan kepandaian perdagangannya. Walau ditanda-tangani oleh pemerintah, destinasi utamanya ialah untuk menolong para produsen barang dan jasa, eksportir dan importir dalam pekerjaan perdagangan.

B. Pemain kunci Dalam industri satelit global

Teknologi digital dengan satelit canggih yang merasakan peningkatan kapasitas nyaris 500 kali lipat dikomparasikan pesawat ruang antariksa dari tahun 1960-an, dan deregulasi yang disponsori WTO dan privatisasi organisasi telekomunikasi nasional yang cepat, sudah mempercepat arus informasi di semua perbatasan nasional perusahaan AS dan suatu konsorsium Eropa yang dipimpin Perancis memimpin pasar dunia untuk penciptaan satelit geostasioner. Pada tahun 1999, Asosiasi Industri Satelit AS (SIA), yang mewakili perusahaan satelit komersial AS terkemuka, Tiga kontraktor terbesar AS - Hughes Space and Communications, Lockheed Martin, dan Loral yang mempunyai hubungan dengan mereka yang membina 68 persen satelit komunikasi geostasioner guna di orbit, dan dikontrak untuk membina 62 persen dari mereka yang tertib pada tahun 1999. Sebuah satelit Eropa konsorsium yang dipimpin oleh Aerospatiale Perancis, telah membina 17 persen dari mereka di orbit, dan membina 30 persen dari yang sedang di bina (Boeke dan Fernandez, 1998) Bagi mempunyai apresiasi yang lebih baik dari cakupan jaringan satelit Barat, oleh karena tersebut hal tersebut bermanfaat untuk mengecek siapa pemain satelit internasional dan regional utama. Sebagian besar informasi yang didapatkan adalahhasil dari website web perusahaan satelit utama dan pers perdagangan, karena melulu sedikit informasi yang didapat ada mengenai hal ini dan apa juga tanggal yang tersedia paling cepat menilik sifat industri yang dapat berubah kapan pun.

C. Dunia telekomunikasi dan implikasi kemerdekaan rezim dalam komunikasi global

Telekomunikasi berasal dari campuran dua kata, yaitu tele yang berarti far off atau jauh dan communicate yang berarti to share atau komunikasi. Jadi, telekomunikasi dapat diartikan sebagai komunikasi jarak jauh. Artinya segala sesuatu yang dapat disaksikan (visual), didengar (audible) ataupun elektrik. Sinyal itu dapat didapatkan dari sekian banyak  media, laksana api yang menyala, asap,bendera, lampu, drum, senapan, telegraph, telepon, radio, dan sebagainya. Dalam sekian banyak  literatur sejarah dilafalkan bahwa telekomunikasi sudah dilaksanakan manusia semenjak ribuan tahun yang lalu memakai media yang paling sederhana, laksana drum, api, air, maupun asap. Berikut ini ialah tahapan-tahapan pertumbuhan telekomunikasi. Terutama pada Perluasan telekomunikasi pada jaringan satelit global pun mempunyai perubahan yang signifikan ke dalam seluruh aspek telekomunikasi dan mewakili tren mendasar yang nantinya diinginkan akan bertemu pada satu titik dan paling mengubah akibat pada industri telekomunikasi internasional. Dan urusan yang lumayan membanggakan ialah sejak Pada tahun 1998, puncak perusahaan telekomunikasi memegang 86 persen pasar di bidang telekomunikasi, sedangkan 10 perusahaan komputer terkemuka menguasai nyaris 70 persen pasar global UNDP merger dan akuisisi. Dan Implikasi dari Kebebasan rezim komunikasi global dari kepandaian negara-negara dan kepandaian yang didorong pasar sangat pelbagai di mana-mana. WTO mengklaim bahwa ekspansi modal melewati korporasi transnasional sudah berkontribusi pada transfer kemampuan dan modal mungkin pun berkontribusi guna memperluas kesenjangan antara kaya dan miskin.

Baca Juga : Sudah Waktunya TNI AL Kuasai Teknologi Alutsista Modern

0 komentar:

Posting Komentar