Selasa, 18 Juni 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi networking

TEKNOLOGI INFORMASI | Firefox Bakal Punya VPN dan Cloud




TEKNOLOGI INFORMASI - Mozilla akan mengenalkan versi premium dari Firefox dengan sokongan VPN, ruang penyimpanan cloud yang aman dan lainnya. Peramban baru ini akan terdapat pada musim gugur mendatang dan mewajibkan pemakai guna berlangganan.

Cult of Mac mengadukan Mozilla berjanji tidak bakal membebankan ongkos untuk fitur yang sudah ditawarkannya secara cuma-cuma pada versi sebelumnya. Firefox versi berbayar ini aka ditujukan guna pemakai yang mementingkan privasi ketika berselancar di internet.

Baca : Robot Jurnalis' Mengubah Cara Kerja di Perusahaan Media

Hingga ketika ini, belum tersedia tidak sedikit informasi berhubungan dengan peramban baru ini, tetapi informasi yang beredar menyinggung bahwa peramban ini bakal berbekal sebanyak fitur dengan keterampilan melindungi data pemakai ketika berselancar di internet.

Bagaimana tanggapan kamu mengenai tulisan ini?Happy Inspire Confuse Sad
Mozilla juga diadukan telah melakukan percobaan dengan layanan VPN terintegrasi. Perusahaan internet ini berkolaborasi dengan ProtonVPN dan menawarkan layanan berlangganan berbiaya USD10 (Rp142,415) guna pemakai Firefox, sementara peramban premium adalahkelanjutan dari kerja sama ini.

Mozilla berencana guna menawarkan sebanyak bandwidth VPN secara cuma-cuma yang bisa dimanfaatkan pemakainya, lantas membebankan ongkos premium guna akses bandwith VPN dalam format berlangganan per bulannya.

CEO Mozilla Chris Beard menyinggung perusahaannya menargetkan untuk mengenalkan Firefox baru ini pada bulan Oktober mendatang. Sebagai informasi, VPN terintegrasi dan ruang penyimpanan cloud yang aman bakal menjadi unsur dari Firefox versi premium.

Baca Juga : Robot Iron Man Siap Diboyong ke Indonesia

Sebelumnya, Project Things, implementasi tersingkap dari standar World Wide Web Consortium (W3C) Web of Things, guna memonitor dan mengendalikan perlengkapan Internet of Things telah melewati fase eksperimental dan mengangkat nama baru, yakni Mozilla WebThings.

Proyek ini mendapat  sejumlah fitur berhubungan alarm, logging dan networking. Teknisi aplikasi Mozilla Ben Francis menyatakan misi kesebelasan IoT ialah untuk membuat implementasi Web of Things yang merangkum nilai pada fitur itu dan menolong mendorong standar IoT guna keamanan, privasi dan interoperabilitas.

Sementara itu, Mozilla menjanjikan performa yang jauh lebih baik dengan update Firefox terbaru. Komunitas Mozilla telah berjuang untuk mengejar area supaya peramban Firefox dapat membuka halaman website dengan lebih cepat.

Dengan update ini, Amazon, Google, dan Instagram dapat dibuka selama 40-80 persen lebih cepat. Di samping itu, modul laksana auto-fill tidak bakal secara otomatis membuka andai tidak terdapat baris yang mesti dipenuhi pada halaman situs.

Baca Juga : Luar Biasa! Cerdasnya Robot Sophia

0 komentar:

Posting Komentar