Senin, 17 Juni 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi logistik

TEKNOLOGI INFORMASI | Tingkatkan Daya Saing, BP Batam Integrasikan Kegiatan Logistik dan Komoditas
SEKOLAH ROBOT INDONESIA


TEKNOLOGI INFORMASI - Sebagai lembaga Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk membina dan mengelola Batam, BP Batam terus memberi inovasi untuk menambah daya saingnya.

Hanya berselang enam hari dari kerjasama antara dClinic International untuk mengembangkan sistem Blockchain Kesehatan Publik kesatu di Indonesia, sekarang BP Batam kembali menyelenggarakan Penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai Kerjasama Proyek Percontohan Indonesia Blockchain Logistics bareng PLMP Fintech LTD dan PT Central Distribusi Batam.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Ruang Rapat Mahakam, Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Rabu (29/5) siang, dan dihadiri oleh Kym Kee selaku Wakil Direktur PLMP Fintech PTE.LTD; Komisaris PT Central Distribusi Batam, Agus Riyanto; Direktur Utama PT Sarinah, Ngurah Yasa; dan Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady.

Baca: Robot Canggih di Indonesia

“Kerjasama ini adalah salah satu format wujud prioritas dan komitmen BP Batam guna tahun 2020 dengan mengintegrasikan pekerjaan logistik dan komoditas. Nah, kami menghadirkan teknologi Blockchain yang dinamakan sebagai Smart Contract. Terobosan ini adalahhal yang krusial, sebab logistik ialah kunci dari perekonomian nasional,” ujar Edy Putra Irawady, selaku Kepala BP Batam,

Edy menambahkan, teknologi Smart Contract nantinya akan memakai layanan Data Center dari Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, sebagai di antara entitas bisnis di BP Batam.


Adapun kendala yang dihadapi ialah penerapan pemerataan implementasi teknologi di Batam dan kesesuaian format bisnis yang dipersiapkan guna Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Kita telah mempunyai fasilitasnya dan perbaiki infrastrukturnya, jadi sesegera mungkin dapat terlaksana. Walau ini dirancang dalam format Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), anda jalan dulu. Implementasinya saya harapkan maksimal tiga bulan sesudah penandatanganan perjanjian kerjasama,” pungkas Edy.

Baca Juga : Teknologi Otomotif Mitsubishi Terbaru

Teknologi Blockchain sendiri adalahplatform desentralisasi atau Digital Legder, dimana transaksi bisa terekam dan terintegrasi secara digital.

“Sistem ini tidak memakai pihak ketiga. Sederhananya, daftar transaksi-transaksi yang telah terjadi, ditabung oleh lebih dari satu komputer Jadi bakal lebih sulit untuk men-hack sistem ratusan bahkan ribuan komputer,” jelas Wakil Direktur (Chief Operating Officer) PLMP Fintech PTE.LTD, Kym Kee.

Kym pun mengungkapkan bahwa kecil bisa jadi adanya gangguan untuk seluruh komputer pada masa-masa yang sama. Menggunakan cara konvensional seringkali akan memunculkan trust issue. Sehingga dengan jaringan peer-to-peer yang Blockchain miliki, urusan itu dapat teratasi.

“Sedangkan Smart Contract sendiri ialah kripton kontrak yang memperbolehkan pemakainya guna mentransfer aset secara digital, baik mengontrol transfer mata duit digital atau aset antar pihak dalam situasi tertentu,” lanjut Kym.

Kontrak tersebut lantas akan tersimpan di dalam teknologi Blockchain dan mempunyai sifat immutable atau tidak dapat diubah.

Baca Juga : Teknologi Terbaru Mesin Diesel

0 komentar:

Posting Komentar