Selasa, 11 Juni 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi gojek

TEKNOLOGI INFORMASI | Bos Gojek Didapuk 
Jadi Tokoh Teknologi Termuda


Pendiri sekaligus CEO Gojek Nadiem Makarim, dianugerahi penghargaan “Nikkei Asia Prize ke-24 guna Inovasi Ekonomi dan Bisnis” di Tokyo, Rabu (29/5/2019).

Nadiem didapuk figur teknologi penerima penghargaan termuda se-Asia di sepanjang sejarah Nikkei Asia Prize, sekaligus menjadi anak bangsa kesatuyang sukses meraih penghargaan bergengsi pada kelompok Inovasi Ekonomi dan Bisnis.


TEKNOLOGI INFORMASI - Penghargaan Nikkei Asia Prize muncul dalam tiga kelompok yakni Inovasi Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta Budaya dan Masyarakat.
Berdasarkan keterangan dari Nikkei, penghargaan yang diraih oleh Nadiem Makarim dalam kelompok Inovasi Ekonomi dan Bisnis sehubungan dengan kontribusi Gojek dalam mendorong perkembangan ekonomi, memudahkan sehari-hari pemakai, sampai meningkatkan penghasilan mitranya.

Bermula dari sebuah software transportasi yang meluangkan layanan ojek online, Gojek sekarang telah berkembang menjadi superapp, platform mobile on-demand terbesar. Dalam kurun masa-masa satu tahun, Gojek yang berkantor pusat di Indonesia sekarang telah berekspansi ke Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina.

BACA : Jabar Digital Service Buka Lowongan Kerja guna 18 Posisi

Sekedar informasi, Nikkei Asia Prize diserahkan oleh Nikkei Inc semenjak 1996 guna para pribadi maupun organisasi yang dinilai telah menyerahkan kontribusi luar biasa untuk pengembangan area dan menolong menciptakanmasa mendatang yang lebih baik untuk masyarakat Asia.

Nikkei Asia Prize mencakup penghargaan senilai USD30.000 (sekitar Rp430 juta) yang bakal disumbangkan Nadiem Makarim guna membantu ongkos pendidikan anak dari para partner driver Gojek di Indonesia.

Dalam penjelasan resmi yang diterima SINDOnews, Gojek mengaku akan menggandakan sumbangan tersebut, sampai-sampai ada total dana sebesar USD60.000 (sekitar Rp860 juta) yang bakal disalurkan untuk pertolongan biaya edukasi anak para partner driver.

Beberapa figur Indonesia yang sebelumnya sudah mendapatkan penghargaan Nikkei Asia Prize antara beda Bapak Kependudukan Indonesia Prof. Dr. Widjojo Nitisastro (1996, kelompok pertumbuhan regional), Christine Hakim (2002, kelompok kebudayaan), serta Ki Manteb Soedarsono (2010, kelompok kebudayaan)

BACA JUGA : Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0

0 komentar:

Posting Komentar