Selasa, 11 Juni 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi garuda indonesia

TEKNOLOGI INFORMASI | Traveloka Klarifikasi
soal Tiket Rp21 Juta Bandung-Medan

Traveloka mengaku bahwa tiket pesawat jurusan Bandung-Kualanamuekuivalen Rp21 juta yang sempat menciptakan gempar ialah tiket untukruang belajar bisnis.

Hal ini ditetapkan oleh Sufintri Rahayu, Direktur Hubungan Masyarakat Traveloka.

"Perlu kami ucapkan kembali bahwa di samping harga yang tercantum di platform ialah harga ruang belajar bisnis, yang pasti saja jauh lebih mahal dibanding harga ruang belajar ekonomi, yang pada ketika viral kemarin telah habis," kata Sunfintri, lewat pengakuan tertulis.


TEKNOLOGI INFORMASI - "Kami pun mengimbau dan mengedukasi masyarakat guna jeli menganalisis pembelian. Termasuk guna meyakinkan bahwa ruang belajar penerbangan yang ditelusuri sesuai dengan keinginan."
Traveloka Klarifikasi soal Tiket Rp21 Juta Bandung-MedanFoto: Dok. Traveloka

Traveloka mengaku sebagai platform teknologi (e-market place) tidak mempunyai kewenangan untuk mengolah harga.

Sufintri mengaku bahwa Traveloka, Kemenhub dan Garuda telah dudukbareng untuk membicarakan topik ini.

"Kami sepakat dan menyadari bahwa mekanisme ini sebenarnya ialah hal yangpun diaplikasikan oleh semua OTAs, dengan menyerahkan lebih banyakpilihan pilihan untuk pemakai, bisa memperkaya pilihan, memilih berbagai pilihan pilihan, tergolong bila hendak transit," ujarnya.

"Namun, di ketika peak season, pasti harga menjadi paling dinamis. Ke depannya, Traveloka,bersama dengan Garuda sepakat guna terus mengedukasi masyarakat tentang pemakaian produk tiket pesawat terbang, supaya lebihmemudahkan informasi untuk pemakai."

Sebelumnya, viral di media sosial soal harga tiket pesawat rute Bandung-Kuala Namu yang menjangkau Rp21 juta.

Tiket ini dipasarkan melalui agen travel online Traveloka, sedangkan Garuda tak mempunyai rute langsung Bandung-Kuala Namu.

BACA : Snapchat Kembangkan Fungsi Mirip Facebook

0 komentar:

Posting Komentar