Rabu, 08 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi telkom


PT Telkom Indonesia (Persero) menuliskan akan mengekor segala proses hukum yang berlaku. Pernyataan ini diungkapkan Telkom menanggapi pengakuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berhubungan adanya sangkaan persaingan tidak sehat yangdilaksanakan Telkom terhadap Netflix.
Dugaan kompetisi tidak sehat Telkom terhadap Netflix bermula dari pemblokiran akses streaming Netflix oleh sekian banyak  layanan internet anak usaha Telkom seperti, Telkomsel, IndiHome, dan Wifi.id.


Teknologi Informasi - "Sebagai perusahaan publik TelkomGroup senantiasa memuliakan lembaga hukum dan mematuhi segala proses hukum yang berlaku," kata VP Corporate Communication PT Telkom Arif Prabowo .
Dugaan kecurangan semakin menguat lantaran anak usaha Telkom berkolaborasi dengan layanan streaming lain. Telkomsel berkolaborasi dengan Hooq dan IndiHome dengan iFlix.

Oleh karena tersebut Anggota Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan sangkaan tersebut menciptakan lembaganya telah memasukkan sangkaan kecurangan Telkom terhadap Netflix ke etape penelitian.

Baca Juga : ITS Rekomendasikan UMKM Terintegrasi Digital

Guntur pun mengatakan sangkaan itu masuk riset atas dasar inisiatif dan aduan dari masyarakat ke KPPU yang tergabung dalam gerakan change.org.

Akan tetapi, Guntur menuliskan pihaknya masih membutuhkan waktu untuk dapat menaikkan permasalahan tersebut ke etape penyelidikan. Pasalnya belakangan ini, IndiHome telah membuka akses terhadap Netflix.
KPPU masih mesti mengetahui tentang kesepakatan kerja sama dari setiap anak usaha Telkom dengan layanan streaming lainnya.

Baca Juga : MAN 1 Kota Madiun Terapkan PAS Berbasis Android

KPPU pun perlu mempelajari skema bisnis tersebut cocok Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 mengenai Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

0 komentar:

Posting Komentar