Selasa, 28 Mei 2019

TEKNOLOGI INFORMASI | teknologi informasi bk


PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan kemudahan perlindungan investor dan transparansi informasi pasar modal Indonesia. Fasilitas ini dinamakan AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasiteranyar atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G).

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menuliskan AKSes merupakankemudahan yang disediakan KSEI supaya investor di pasar modal bisa secara langsung mengawasi portofolio kepemilikan efek atau duit yang tersimpan di dalam Rekening Dana Nasabah. Peluncuran kemudahan AKSes kesatu kali dilaksanakan KSEI pada tahun 2009 dengan nama Investor Area.


TEKNOLOGI INFORMASI - Pengembangan kemudahan AKSes dilatarbelakangi adanya keperluan darisemua investor untuk mengawasi portofolio investasi di pasar modal Indonesia secara langsung di KSEI selaku Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan kemudahan perlindungan investor dan transparansi informasi pasar modal Indonesia. Fasilitas ini dinamakan AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasiteranyar atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G).

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menuliskan AKSes merupakankemudahan yang disediakan KSEI supaya investor di pasar modal bisa secara langsung mengawasi portofolio kepemilikan efek atau duit yang tersimpan di dalam Rekening Dana Nasabah. Peluncuran kemudahan AKSes kesatu kali dilaksanakan KSEI pada tahun 2009 dengan nama Investor Area.

Pengembangan kemudahan AKSes dilatarbelakangi adanya keperluan darisemua investor untuk mengawasi portofolio investasi di pasar modal Indonesia secara langsung di KSEI selaku Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

Hingga 16 Mei 2019, jumlah investor yang menggunakan kemudahan AKSes masih tidak cukup dari 12%. Kendala beda yang dihadapi antara lainsebab proses registrasi masih memerlukan dokumen jasmani berupa Kartu AKSes dan PIN Code. Di samping itu, fitur-fitur yang ada pada kemudahan AKSes versi sebelumnya masih paling terbatas.

BACA : Kisah Rabobank, Jejak Perjalanan Bankir-bankir Senior

"Salah satu dalil utama KSEI mengembangkan AKSes Next-G ialah karena masih rendahnya pemanfaatan Fasilitas AKSes serta adanya keperluan dari investor guna proses login yang lebih cepat dan mudah," kata Friderica dalam keterangannya, Jumat (24/5/2019).

"Sebelumnya guna menggunakan kemudahan AKSes, investor mesti lebih dahulu menerima Kartu AKSes dan PIN Code yang kadang memerlukan waktusebab dokumen berbentuk jasmani dan proses distribusi. Dengan AKSes Next-G, lumayan menggunakan data individu untuk login," imbuhnya.

Proses registrasi investor pada AKSes Next-G yang beralamat https://akses.ksei.co.id, lebih gampang karena melulu perlu memasukkan data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) guna investor lokal, nomor paspor guna investor asing atau nomor Single Investor Identification (SID) guna investor institusi.

Data beda yang dibutuhkan antara beda nama, alamat email, dan nomor handphone. Dalam proses registrasi, juga dilaksanakan verifikasi antara data yang dimasukan dengan data yang terdapat pada sistem Utama KSEI (C-BEST atau S-INVEST), sampai-sampai yang bisa login ke kemudahan AKSes Next-G ialah investor yang benar-benar telah dibukakan Sub Rekening Efek atau Rekening Investasi.

"Tampilan baru kemudahan AKSes juga diciptakan lebih unik denganmenyimak penataan halaman utama dan menu. Pada halaman utama (landing page), pemakai kemudahan AKSes dapat menyaksikan data statistik pasar modal dan informasi berita/artikel seputar industri keuangan," cerah Frederica.

"Untuk data yang lebih spesifik, terdapat pada menu 'Pusat Informasi'. Menu tersebut paling istimewa sebab kini data investor per wilayah di Indonesia sampai ke tingkat kota bisa diakses oleh publik," imbuh Friderica.

BACA : Guru di Aceh Didorong Melek Teknologi Informasi

Sesuai dengan singkatannya yakni Acuan Kepemilikan Sekuritas, kemudahan AKSes Next-G belum menyeluruh tanpa sarana untuk mengawasi portofolio investasi kepunyaan investor. Menu untuk mengawasi portofolio investasibisa diakses di AKSes Next-G melewati 'Portofolioku'.

Berbeda dengan versi sebelumnya, portofolio investasi kepunyaan investorsekarang tersaji dalam format tabel dan grafik yang dikategorikan pada tiap-tiap jenis investasi. Data tersebut pun dapat didownload (download)bilamana diperlukan.

AKSes Next-G dikembangkan dengan mengadopsi teknologi informasi terkinicocok best practice, yang gampang dikelola dan expandable. Hal inimenyerahkan kemudahan untuk KSEI bilamana kedepannya akan meningkatkan fitur-fitur ekstra dalam kemudahan AKSes Next-G.

Dengan pengembangan AKSes Next-G ini diinginkan KSEI dapat menyerahkan fitur yang tidak terbatas pada mutasi aset investor tetapi pun tambahan layanan untuk stakeholder pasar modal lain, sehingga dapat menyiapkan landasan yang memadai untuk visi KSEI sebagai Financial dan Information Hub.

Dengan jumlah investor pasar modal yang telah menjangkau 1.891.601 per 16 Mei 2019, KSEI bercita-cita makin tidak sedikit investor yang bakal memanfaatkan kemudahan AKSes Next-G, sebab investor yang cerdas ialah investor yang tidak melulu cerdas mengerjakan trading, tetapi pun harus cerdas mengawasi investasinya.

Dalam rangka peluncuran AKSes Next-G, KSEI berkolaborasi dengan PT Phintraco Sekuritas dan PT MNC Sekuritas menyelenggarakan pekerjaan loginbareng ke kemudahan AKSes Next-G pada tanggal 1-19 Mei 2019 di sejumlah kota di Indonesia.

Kegiatan login bareng tersebut sukses memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Login Aplikasi Pasar Modal oleh Investor Terbanyak melewati Fasilitas AKSes Next-G oleh investor. Rekor itu memecahkan rekor yang diraih sebelumnya yakni oleh 3.051 investor.

Prosesi peluncuran dilaksanakan oleh Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari dan Direksi dan Komisaris KSEI, yang ditonton oleh Direksi dan Komisaris Self-Regulatory Organizations (SRO).

BACA JUGA : Antisipasi Diawasi Mata-mata, Pemilik WhatsApp Harus Memutakhirkan Aplikasi

0 komentar:

Posting Komentar