Selasa, 14 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi ramah lingkungan


Lima mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) yang tergabung dalam kesebelasan Electric Green Innovation (EGI) menjadikan kiambang (Salvinia molesta M) menjadi energi listrik ramah lingkungan berbasis konservasi area perairan Danau Ranu Pani Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Lima mahasiswa itu yakni Aditya Permana Putra, Aditya Aji Novtara, Arvi Wahyu Lestari, Bita Pitaloka, dan Alwan Afif Fadhillah. Kelimanyadituntun langsung oleh dosen Restu Rizkyta Kusuma.

Salah seorang anggota tim, Aditya Permana Putra mengatakan, pengembangan energi listrik tersebut memakai Teknologi pengembangan Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) berbahan gulma air kiambang.

"Bagian dari kiambang yang dimanfaatkan berupa klorofil sebab dapat mengkonversikan energi matahari menjadi energi listrik," kata Aditya.
Penambahan Cyanobacteria hasil eksplorasi di Danau Ranu Pani dalam komponen DSSC berpotensi meningkatkan daya keluaran listrik, sebab bakteri ini dapat berfotosintesis serta berisi klorofil a dan pigmen warna lainnya yang berpotensi dijadikan dye, dan toleran terhadap sinar UV.


Teknologi Informasi - "Di samping itu, bakteri ini dapat mengkonversikan foton yang lebih tinggi secara efisien," ujarnya.

Pengembangan DSSC dipilih sebab adalahsel surya dengan pemanfaatan bahan organik yang gampang ditemukan, harga relatif terjangkau, dan mempunyai kestabilan kimia yang konstan.

Pemilihan kedua bahan itu dikarenakan jumlahnya paling berlimpah padawilayah tertentu, gampang dikembangkan, berkelanjutan, dan sebagai upayapemusnahan gulma air di Danau Ranu Pani.

Kiambang adalahtumbuhan air yang tumbuh di permukaan air dengan ciri khas laju biak yang paling cepat dengan sifat adaptasi yang tinggi disekian banyak  kondisi lingkungan khususnya pada air buangan pekerjaan industri, limbah domestik, maupun limbah pertanian.

Berdasarkan informasi yang didapat populasi kiambang di Danau Ranu Paniketika ini paling melimpah. Observasi yang dilaksanakan pada tahun 2018mengaku bahwa populasi kiambang di Danau Ranu Pani jauh lebih tidak sedikit dari tahun sebelumnya dan nyaris seluruh permukaan telaga tertutupi oleh gulma air.

"Hal ini pastinya menimbulkan sekian banyak  macam persoalan lingkungan berupa perusakan air," ungkapnya

Di sisi lain, Tim EGI sebelumnya sukses meraih Silver Medal dalamkelompok Invention di ajang internasional. Mereka berlomba dengan 175kesebelasan dari sekian banyak  negara laksana Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam.

0 komentar:

Posting Komentar