Senin, 13 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi itu apa

Teknologi Informasi | Isu Agar Facebook 
dkk Dipecah Makin Kuat di AS

Kandidat presiden dari Partai Demokrat di Amerika Serikat, Kamala Harris menuliskan bahwa semua pejabat AS. mesti mempertimbangkan guna memecah Facebook Inc, yangsekarang menjadi perusahaan media sosial terbesar di dunia. Usulan ini dilontarkan lantaran menurutnya Facebook sudah menjadi entitas yang tidak diatur.

Berdasarkan keterangan dari Harris yang ketika ini adalah seorang senator AS, Facebook lebih memprioritaskan perkembangan bisnis mereka daripada mengayomi kepentingan konsumen, khususnya bersangkutan kepandaian privasi. Harris adalah satu diantara 20 kandidat calon presiden AS dari Partai Demokrat yang membidik pemilihan presiden 2020.


Teknologi Informasi -
"Saya pikir, ya, anda harus mempertimbangkannya dengan serius (untuk memecah Facebook)," kata Harris dalam wawancara dengan Jake Tapper dari CNN, seperti diadukan Reuters,

Menurutnya, ketika ini paling sulit untuk seseorang guna bertahan di komunitas, bisnis, atau perniagaan tanpa memakai layanan Facebook. "Jadi anda harus mengenalinya apa tersebut (Facebook). (Perusahaan) ini pada dasarnya ialah utilitas yang tidak diatur."

Facebook ketika ini tengah di bawah pemantauan dari sekian banyak  regulator di semua dunia atas praktik berbagi data tanpa izin pemakai, berhubungan penyebaran ujaran kebencian dan informasi yang salah di jaringannya.

Baca Juga : Telkomsel Perkuat Jaringan Internet Selama Ramadhan

Tak hanya Harris, isu ini pun didorong oleh sejumlah anggota parlemen AS lainnya,tergolong kandidat presiden dari Partai Demokrat lainnya Elizabeth Warren. Ia mengusulkan supaya perusahaan-perusahaan teknologi besar dibagi sesuai ketentuan privasi federal.

Hal serupa pun diserukan oleh di antara pendiri Facebook, Chris Hughes. Pekan lalu, ia meminta jejaring sosial yang didirikannya itu dipecah menjadi tiga bagian.

Namun, Facebook ketika ini mempunyai lebih dari 2 miliar pemakai, menampik seruan Hughes itu. Juru bicara Nick Clegg menuliskan Facebook mengaku bahwa kesuksesan memangmembawa tanggung jawab yang lebih besar, "tetapi kita tidak mendorong pertanggungjawaban dengan menyerukan solusi perusahaan Amerika yang sukses."

Jajak pendapat mula menunjukkan Harris sedang di tingkat teratas dari kandidat Partai Demokrat beda yang telah memberitahukan untuk ikut dalam kampanye presiden. Di sisi lain, ia dan sejumlah kandidat Demokrat lainnya menghabiskan tidak sedikit uang guna iklan Facebook.

Warren dan senator beda yang pun mengincar nominasi presiden dari Partai Demokrat, Amy Klobuchar, menggagas rencana untuk menambah pengawasan antitrust terhadap perusahaan di sektor teknologi. Warren bahkan bersumpah andai terpilih bakal memecah Facebook, Amazon.com Inc dan Google Alphabet Inc.

Namun Senator Cory Booker, kandidat presiden dari Partai Demokrat lainnya, menuliskan pada hari Minggu, "kami tidak memerlukan presiden yang akan memakai kekuatan individu mereka sendiri dan memberi tahu kita perusahaan mana yang bakal kami hancurkan."

Baca Juga : Gelap Terang Nasib Industri 4.0 di Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar