Senin, 20 Mei 2019

TEKNOLOGI INFORMASI - Raih Informasi Bisnis dalam Hitungan Detik, CDT Luncurkan Solusi "Bebas Klik"

Raih Informasi Bisnis dalam Hitungan Detik, CDT Luncurkan Solusi
Raih Informasi Bisnis dalam Hitungan Detik, CDT Luncurkan Solusi "Bebas Klik"


fungsi teknologi informasi - Business Intelligence (BI) dan analitik menjadi di antara teknologi penentu keberhasilan bisnis di era digital, tetapi kompleksitas pemakaian dan kecepatan penyelesaian BI dalam menghasilkan insight masih menjadi kendala untuk bisnis. Menjawab kendala tersebut, PT Central Data Technology (CDT), penyedia penyelesaian infrastruktur teknologi informasi (TI) dan anak usaha CTI Group, menghadirkan penyelesaian BI ‘bebas klik’ kepunyaan MicroStrategy yang memberikan fasilitas dan kecepatan dalam mendapat  informasi bisnis semudah menggeser kursor komputer.

Presiden Direktur PT Central Data Technology, Lugas M Satrio mengatakan, bisnis membutuhkan informasi, baik tersebut bersangkutan pelanggan, produk, perusahaan kompetitor, masing-masing saat, bahkan dalam hitungan detik untuk menolong mengambil keputusan penting. Terlebih untuk pekerja lapangan, laksana sales person, informasi instan dan transaksional sangat diperlukan dalam operasional sehari-hari, di antaranya guna mengenal calon pelanggan.

"Solusi MicroStrategy yang berlangsung di atas platform campuran analitik, mobility dan security menawarkan fasilitas dan kecepatan, dua hal urgen yang menilai keberhasilan BI,” ujar Lugas M Satrio dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Selain fasilitas dan kecepatan, lanjut Lugas, penyelesaian MicroStrategy memastikan keakuratan data berkat kehadiran metadata layer yang bisa menampung data dari sekian banyak  divisi perusahaan dan beraksi sebagai “Single Source of Truth” sampai-sampai tidak terdapat perbedaan layer data yang berpotensi memunculkan ketidakakuratan informasi.

"Solusi mobile kepunyaan MicroStrategy pun memungkinkan pemakai tidak saja melihat data saja namun menghasilkan data, mengerjakan transaksi, dan berkomunikasi. Lebih dari itu, melewati 400++ faedah analitik yang telah terhubung dengan bahasa pemrograman R dan Phayton, pemakai tidak perlu mengerjakan query data yang rumit, lumayan dengan drag and drop atau memakai filter," jelasnya.

Lembaga penelitian Gartner menulis 70-80% inisiatif BI merasakan kegagalan yang diakibatkan oleh empat faktor, di antaranya kekurangan pada sisi user experience (UX) di mana pemakai kendala membaca data dan menampilkannya kembali ketika dibutuhkan. Faktor UX berikut yang kemudian dimanfaatkan oleh MicroStrategy melewati inovasi terbarunya Hyper Intelligence di mana keterampilan analitiknya bisa secara instan memperlihatkan informasi melewati teks yang dinamakan Hyper Card, suara (Hyper Voice) dan gambar (Hyper Vision).

Pada fitur Hyper Card, analitik kontekstualnya memungkinkan pemakai menemukan informasi sembari menunjukkan kursor ke sebuah kata pada tampilan website, email, dan berbagai software bisnis lainnya pada desktop maupun mobile. Melalui fitur ini, perusahaan bisa ‘menyuntikkan’ analitik dan kepintaran secara langsung ke dalam pencarian web masing-masing pemakai sampai-sampai pemakai tidak butuh log in ke dalam suatu software untuk menggali laporan maupun informasi yang relevan.

Sementara itu, fitur Hyper Voice bermanfaat layaknya asisten individu yang menyajikan informasi dalam format suara, dan Hyper Vision di mana informasi dapat didapatkan dengan memindai wajah seseorang atau dengan pertolongan teknologi GPS bersangkutan sebuah bangunan.

0 komentar:

Posting Komentar