Sabtu, 20 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi masa depan

Teknologi Informasi | Huawei Ramalkan di 2025 Teknologi 5G 
Sudah Digunakan 2,8 Miliar Pengguna


Teknologi Informasi  - Startup dengan nilai omzet tertinggi ialah produk Satpam Pintar dalam bidang ketenteraman sekaligus teknologi informasi dengan omzetmenjangkau Rp7 miliar. Startup kedua tertinggi yang menjangkau Rp6,5 miliar ialah Kapal Pelat Datar dalam bidang transportasi dan yang ketigaialah Isolated Ground Shield Wire, yakni kabel listrik guna voltase tinggi dan voltase sedang, dalam bidang material maju yang mempunyai omzet sebesar Rp5 miliar.
Kunci Kemenristek Dikti dalam program IBT terletak tidak melulu pada pemberian modal, tetapi pun memberikan tuntunan hasil penelitian dan inovasi supaya sesuai dengan keperluan industri dan masyarakat.

Huawei menebak akan terdapat 2,8 miliar pemakai teknologi generasi kelima (5G) pada 2025, meskipun baru sejumlah negara yang bakal mengadopsi teknologi itu secara komersial.

Hal tersebut dikatakan oleh Deputi Chairman Huawei, Ken Hu dalam gelaran Global Analyst Summit ke-16 di Shenzhen, China, yang dihadiri lebih dari 680 peserta dari kalangan analis, key opinion leader, dan perwakilan media dari industri telekomunikasi, internet, dan keuangan.

“Dunia cerdas sudah hadir. Kita semua dapat merasakannya. Industri TIK (teknologi informasi komunikasi) hari ini dihadapkan dengan sekian banyak  peluang pertumbuhan yang tidak dapat diduga sebelumnya. Teknologi 5Gmuncul lebih cepat dari yang anda kira dan perkembangan perlengkapan 5Gsekarang sudah sama cepatnya dengan pertumbuhan jaringan 5G,” ungkap Ken Hu.
Jika menyaksikan perkembangan teknologi jaringan sebelumnya dengan skalapemakaian 500 miliar orang, era 3G sudah dilangsungkan selama 10 tahun, dan 4G minimal lima tahun. Sementara adopsi 5G ditebak akan semakin marak sekitar tiga tahun ke depan. Huawei sendiri sudah mengantongi 40 kontrak komersial 5G dan mengapalkan lebih dari 60.000 BTS 5G di semua dunia.

Lebih lanjut dikatakan, pemakaian kecerdasan produksi (AI) terusmenambah adopsi komputasi awan (cloud) dalam sektor enterprise. Sebagai konsekuensi atas bertambahnya posisi Huawei di pasar tersebut, Hu optimistis menjalankan investasi strategis dalam AI supaya bisa menjadi pemimpin pasar di sektor komputasi awan.

Selanjutnya, kata dia, empiris digital pemakai yang semakin terfragmentasi sebab ketersediaan perlengkapan dan software yang semakin luas. Huawei sudah menempuh sejumlah tahapan untuk menghadirkanempiris digital yang menyentuh sekian banyak  skenario.

Hu menegaskan, tekad Huawei dalam berinovasi sekaligus mengaku komitmen perusahaan guna tidak berinvestasi untuk kepentingan ketika ini, tapipun masa depan. “Huawei tidak melulu mengejar kesuksesan bisnis, namun bagaimana metodenya Huawei dapat mendorong perkembangan industri danperadaban masyarakat. Tujuan besar Huawei ialah menghadirkan sekian banyak  manfaat dari dunia yang cerdas dan sepenuhnya terhubung di masa depan,” papar Hu.
Terpisah, Direktur Institut Riset Strategis Huawei, William Xu, mengumumkan, Huawei yang menyongsong era “Inovasi 2.0” yang berfokus terhadap penemuan dan terobosan berorientasi visi. “Institut Riset Strategis Huawei bakal berfokus terhadap teknologi mutakhir dalam lima tahun ke depan. Setiap tahun kami menginvestasikan usd300 juta guna mendanai penelitian akademis mengenai keilmuan dasar dan teknologi, serta inovasi. Hal itu adalahbagian urgen dari upaya penelitian perusahaan,” kata Xu.

Dia pun menekankan Huawei yang bakal terus berkolaborasi dengan universitas dan institusi penelitian untuk mendorong inovasi dalam teori dan teknologi dasar. Yang pada kesudahannya mendorong penelitian di industri dan dunia secara keseluruhan.

Huawei Global Analyst Summit kesatu kali dilangsungkan pada 2004 dan berlanjut sampai 16 tahun kemudian. Tahun ini, gelaran HAS 2019dilangsungkan pada 16-18 April dengan sekian banyak  sesi parallel yang dihadiri pakar dari sekian banyak  industri di semua dunia.

Baca Juga : Acer Persiapkan Gamer Hadapi Pertempuran dengan Laptop Gaming Nitro 7 dan Nitro 5 yang Diperbaharui

0 komentar:

Posting Komentar