Sabtu, 06 April 2019

Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Cerdas

Teknologi Informasi | Geo-AI Kecerdasan Buatan 
Berbasis Teknologi Geospasial



Teknologi Informasi  - Esri Indonesia melansir teknologi analitik geospasial yang diperuntukkan khusus untuk kaum pebisnis.

Pelansiran dilaksanakan melalui pemberitahuan resmi kemitraan dengan Microsoft Indonesia di akhir Maret lalu sebab Geo-AI dijalankan dengan memakai platform Microsoft Azure.
Kemitraan antara Esri Indonesia dengan Microsoft Indonesia ini berupa teknologi Geo-AI yang menggabungkan teknologi Artificial Intelligence, Machine Learning dan location analytics.
Dr A Istamar, CEO Esri Indonesia menyatakan, kemitraan Esri Indonesia dan Microsoft Indonesia ialah untuk menolong pelaku bisnis dalam menciptakan keputusan menurutinformasi dan keputusan bisnis yang tepat dengan meluangkan aluran dan pandangan yang bermanfaat.
     Istamar menyatakan bahwa Microsoft global sendiri telah lebih dari 15 tahun bermitra dengan Esri.
"Bentuk kemitraannya mencakup penyediaan beragam software untuk sekian banyak  sektor,tergolong komersial, pemerintahan serta akademis," katanya. Kemitraan inimengindikasikan hubungan yang lebih erat antara kedua perusahaan dalam menyerahkan pelayanan untuk pelanggan di Indonesia yang membutuhkan teknologi geospasial yang cerdas serta yang dapat memberikan pemahaman yang mendalam.
Kemitraan antara kedua perusahaan berupa ArcGIS Enterprise pada Microsoft Azure yang memungkinkan pemakai untuk memakai situs ArcGIS Server, ArcGIS Enterprise, dan ArcGIS Desktop pada mesin virtual Microsoft Azure, baik di cloud maupun di lokasi.
     Kemampuan teknologi spasial dan Artificial Intelligence (AI) dalam Microsoft Data Science Virtual Machine (DSVM) pada platform cloud Azure. Geo-AI berperan sebagai penghubungketerampilan ArcGIS Pro, yang adalahgenerasi baru desktop Esri, dengan platform AI Microsoft dan ArcGIS Enterprise pada Azure guna memampukan Geo-AI yang berbasis Saas.
GIS, AI dan Data Science Virtual Machine menyajikan pemahaman yang lebih dalam yang tergabung dengan geospasial yang cerdas serta mempercepat pemungutan keputusan.
Juga b antuan penempatan ArcGIS pada Azure Stack, sehingga menimbulkan inovasi cerdas dan cepat berupa komputasi cloud ke pemukiman data lokal di tempat yang cocok dengan tata teknik serta aturan pemerintahan.
Mulia Dewi Karnadi, Chief of Partner Officer dan Director of Small Medium Microsoft Indonesia, produk ArcGIS gampang berintegrasi dengan berbagai software Microsoft serta layanannya, yang ditempatkan pada platform cloud Azure.
     Kemampuan AI dan Machine Learning memungkinkan infrastruktur cloud yang bisa diukur, pada ketika yang sama, merawat aset geospasial dan memiliki keterampilan pemrosesan data besar.
“Microsoft Indonesia mengakui bahwa penyelesaian yang ditawarkan Esri Indonesia ialah standar nyata untuk teknologi geospasial di Indonesia dan kami paling bangga dapatmenyerahkan nilai tambah untuk pelaku bisnis di Indonesia,” kata Mulia Dewi.
Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia menambahkan, campuran kerja AI, Machine Learning dan Geographic Information System (GIS) menolong organisasi mengambil, menyimpan dan mengelola jumlah data yang besar, mengerjakan Analisa Analisa yang tepat, lantas menyajikan pemahaman tentang data tersebut.
"Kemitraan dengan Microsoft Indonesia memakai Azure terus mempertinggi produktivitas pemakai, penyebaran cloud Azure dan GeoAI yang memungkinkan pemakai teknologi kami mempunyai waktu lebih tidak sedikit untuk memecahkan masalah-masalah dunia yang nyata,” katanya.


0 komentar:

Posting Komentar