Kamis, 04 April 2019

Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Akreditasi A

Teknologi Informasi | Raih Akreditasi A, President 
University Konsentrasi  ke Kompetensi.


Teknologi Informasi  - President University sukses mendapatkan akreditasi A sesudah 16 tahun berdiri. Predikat ini diperoleh setelah BAN-PT menerbitkan keputusan No. 411/SK/BANPT/Akred/PT/Xll/2018 pada 19 Desember 2018. 

Dari hasil akreditasi ini, President University menjadi di antara dari 74 perguruan tinggi swasta dan negeri yang terakreditasi A di Indonesia. Di samping akreditasi institusi, telah ada tiga program studi di President University yang pun sudah terakreditasi A, yakni Manajemen, Teknologi Informasi dan Sistem Informasi. 
Pendiri President University Setyono Djuandi Darmono menyatakan bersyukur atas raihan akreditasi walau baru 26 tahun berdiri. Ia menuliskan sedari mula sistem yang dikembangkan di President University ialah berbasis kompetensi.

Sehingga masing-masing lulusan dari kampus tersebut dapat langsung diterima di dunia kerja. Artinya ilmu yang diajarkan di kampus plus program mesti magang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.

"Nilai tinggi, seluruh bagus dikampus namun tak dapat kemudian diterapkan, ya bikin apa," tutur SD Darmono usai menerima selebrasi penerimaan akreditasi, Rabu (23/1).
Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto menambahkan kompetensi memang menjadi salah satu konsentrasi kampusnya. Apalagi di era industry 4.0 ketika ini yang mengarah digitalisasi industri. Mahasiswa diajarkan untuk dapat beradaptasi dengan perubahan, multi tasking dan problem solving. 

Pihaknya, ucap Jony pun telah dapat memenuhi tiga kriteria yang diperlukan industri. Pertama ialah kemampuan berbahasa Inggris yang lancar, empiris kerja melewati magang dan terbiasa bekerja dengan orang asing.

"Tak heran 90 persen alumni kami langsung mendapat kegiatan sementara sisanya lazimnya melanjutkan ke jenjang lebih tinggi," tutur dia.

Laboratorium Organik

Jony menuliskan President University pun punya laboratium organik yang adalahlaboratorium hidup berkolaborasi dengan industri. Sehingga mahasiswa tidakmelulu paham teori namun pun menguasai praktik. Tidak berhenti disitu, Jony juga menyatakan hendak terus mengembangkan luasan kampusnya yang ketika ini terletak di dalam area industri seluas 5.600 hektar. 

Kerja sama pun bakal terus dinaikkan dengan perusahaan maupun perguruan tinggi lainnya, baik di semua Indonesia maupun di luar negeri. ”Kita pun sekarang sudah kerja sama student exchange dengan Babson College yang adalahuniversitas entrepreneurship terbaik di dunia. Selain tersebut kita pun bekerja sama dengan Universiti Utara Malaysia, HAN University of Applied Sciences di Belanda, RMIT di Australia dan sebagainya. Hal itu menunjukan bahwa President University sudah dikenal luas dikalangan global, dandianggarkan baik di domestik maupun di luar negeri," tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar