Rabu, 24 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi sistem informasi

Teknologi Informasi | Mahkamah Agung Luncurkan 
Program Teknologi Informasi 3.2.0, Apa Itu?



Teknologi InformasiKetua Mahkamah Agung (MA) RI Prof. Dr. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H, meluncurkan software Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Tingkat Banding Versi 3.2.0. Berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Hukum dan Humas MA RI Dr. Abdullah MS, peluncuran SIPP dilangsungkan di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT)
"Peluncuran software ini dilakukan bersamaan dengan pekerjaan Pembinaan Pimpinan Mahkamah Agung yang melibatkan Pimpinan Pengadilan, Hakim, Panitera dan Sekretaris Tingkat Pertama dan Banding pada empat lingkungan peradilan di distrik Nusa Tenggara Timur," kata Abdullah untuk TIMES Indonesia, Senin (21/4/2019).

Berdasarkan keterangan dari Abdullah, sekitar ini software SIPP dipergunakan sebagai sarana perekaman data perkara di semua pengadilan, baik tingkat kesatu maupun banding di semua Indonesia.

"Dengan perekaman tersebut, pencarian perkara oleh aparatur pengadilan maupun masyarakat pencari keadilan menjadi lebih gampang dan murah. Sepanjang terkoneksi dengan jaringan internet, software ini bisa diakses dimana juga dan kapan pun," ujarnya.

Dengan software ini, lanjut Abdullah, pengadilan dapat menyerahkan transparansi untuk masyarakat pemakai pengadilan yang hendak mengetahui jalannya perkara serta hasil-hasil dan kegiatan persidangan. Bahkan, tambahnya, masyarakat dimudahkan untuk mengawasi pembiayaan perkaranya secara daring.

"Khusus untuk software tingkat banding, software ini dirancang berbasis web sampai-sampai ketersediaan datanya dapat dilaksanakan secara realtime. Manakala sebuah data perkara telah di-input di dalam SIPP Tingkat Banding, maka saat tersebut juga data perkara tersebut telah tersedia di web," papar Abdullah.

Cara kerja software ini, menurut keterangan dari Abdullah, bertolak belakang dengan software SIPP Tingkat Pertama yang mestidisingkronisasi terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat tersaji di situs SIPP tiap pengadilan.

"Dan guna mengejar supaya data tidak jarang kali update, maka pengadilan tingkat kesatu mesti mengerjakan singkronisasi setidaktidaknya tiga kali dalam sehari," terangnya.

Baca Juga : ABB kenalkan robot yang kolaborasi dengan manusia


Aplikasi SIPP Tingkat Banding ini, ujar Abdullah, sudah dikembangkansejak tahun 2016. Selama tersebut terus dikembangkan fitur-fiturnyasupaya masyarakat pencari keadilan tidak jarang kali terinformasisuasana perkaranya.

"Eksistensi software SIPP ini selanjutnya menegaskan komitmen Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang sedang di bawahnya guna mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung. Dimana di antara indikatornya ialah modern berbasis teknologi informasi terpadu," ujarnya.

Secara internal, kata Abdullah, software ini pun telah terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi lainnya di Mahkamah Agung, laksana Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP). Sehingga teknologi ini pun dapat difungsikan sebagai sarana guna memonitor dan mengevaluasi kinerja pengadilan, baik kinerja secara kelembagaan sebuah pengadilan maupun kinerja per individu.

"Hal ini lantas dapat dijadikan sebagai sumber pembinaan dan pemberian reward and punishment," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI Dr. Abdullah, MS.()

0 komentar:

Posting Komentar