Jumat, 12 April 2019

Teknologi Informasi |teknologi informasi jurusan ipa atau ips

Teknologi Informasi |teknologi informasi jurusan ipa atau ips

Teknologi Informasi |teknologi informasi jurusan ipa atau ips
Teknologi Informas-Sesjen MPR: Gunakan Teknologi Informasi untuk Persatuan Sesama Anak Bangsa
Teknologi Informasi |teknologi informasi jurusan ipa atau ipsSekretaris Jenderal (Sesjen) MPR RI Dr. Ma’ruf Cahyono, mengingatkan pertumbuhan Teknologi Informasi (TI) adalahmodalitas dan potensi bangsa andai dimanfaatkan sebagai perangkat komunikasi sesama anak bangsa, dan alat guna merekatkan silaturahim.

Ma’ruf bercita-cita pemakaian Teknologi Informasi laksana facebook, WhatsApp dan lainnya mestilah dapat meningkatkan produktifitas sumberdaya insan Indonesia, sampai-sampai pengaruh negatif pertumbuhan Teknologi Informasi dapat diminimalisir.
Baca Juga
Ma’ruf Cahyono menyampai urusan tersebut di depan selama 400 peserta sosialisasi Empat Pilar MPR di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Toba Somosir (Tobasa) di Balige, Sumatera Utara, Selasa (19/2/2019).

Para peserta sosialisasi ini terdiri dari bagian perangkat wilayah seperti forkompimda, camat, kepala sekolah, guru, figur agama, figur adat, figur pemuda, bagian ormas orsospol, LSM, dan lainnya mengisi bangunan bangunan pendopo yang tanpa ditutupi oleh dinding.

Hadir pun dan berperan sebagai responden anggota MPR dari Kelompok DPD RI Parlindungan Purba, dan Edison Manurung selaku staf eksklusif Ketua DPD RI. Juga muncul dan memberi sambutan Bupati Tobasa Darwin Siagian beserta bagian Forkompimda Kabupaten Tobasa, dan tamu undangan lainnya.

Lebih lanjut, Ma’ruf menyatakan Teknologi Informasi mesti dipakai untuk hal-hal yang produktif. Teknologi Informasi layaknya dipakai untuk membina cita persatuan bangsa dan kesatuan negara dalam wadah NKRI. Untuk tersebut kita mesti bersama-sama membina bangsa sekaligus membina negara.

Selanjutnya diungkapkan bahwa untuk membina bangsa dan negara dibutuhkan aktualisasi nilai nilai luhur dan jatidiri bangsa yang dinamakan Pancasila. Persatuan Indonesia sebagai komitmen kebangsaan ialah salah satu dari karakter bangsa Indonesia yang dijiwai oleh karakterisitik bangsa lainnya yaitu sebagai bangsa yang religius, humanis, demokratis dan adil.

Ma'ruf memberikan contoh nilai milai luhur bangsa yang tidak jarang diabaikan ialah nilai demokratis. Penyelesaian masalah dan menggali solusi dengan musyawarah mufakat bulat jarang dilakukan, pada kesudahannya yang terjadi ialah prinsip beberapa besar yang menekan kelompok minoritas.

0 komentar:

Posting Komentar