Kamis, 11 April 2019

Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Geospasial

Teknologi Informasi | Geo-AI Kecerdasan Buatan 
Berbasis Teknologi Geospasial


Teknologi Informasi  - Esri Indonesia melansir teknologi analitik geospasial yang diperuntukkan khusus untuk kaum pebisnis.

Pelansiran dilaksanakan melalui pemberitahuan resmi kemitraan dengan Microsoft Indonesia di akhir Maret lalu sebab Geo-AI dijalankan denganmemakai platform Microsoft Azure.

Kemitraan antara Esri Indonesia dengan Microsoft Indonesia ini berupa teknologi Geo-AI yang menggabungkan teknologi Artificial Intelligence, Machine Learning dan location analytics.

Dr A Istamar, CEO Esri Indonesia menyatakan, kemitraan Esri Indonesia dan Microsoft Indonesia ialah untuk menolong pelaku bisnis dalammenciptakan keputusan menurut informasi dan keputusan bisnis yang tepat dengan meluangkan aluran dan pandangan yang bermanfaat.

Istamar menyatakan bahwa Microsoft global sendiri telah lebih dari 15 tahun bermitra dengan Esri.

"Bentuk kemitraannya mencakup penyediaan beragam software untuk sekian banyak  sektor, tergolong komersial, pemerintahan serta akademis," katanya. Kemitraan ini mengindikasikan hubungan yang lebih erat antara kedua perusahaan dalam menyerahkan pelayanan untuk pelanggan di Indonesia yang membutuhkan teknologi geospasial yang cerdas serta yangdapat memberikan pemahaman yang mendalam.

Kemitraan antara kedua perusahaan berupa ArcGIS Enterprise pada Microsoft Azure yang memungkinkan pemakai untuk memakai situs ArcGIS Server, ArcGIS Enterprise, dan ArcGIS Desktop pada mesin virtual Microsoft Azure, baik di cloud maupun di lokasi.

Kemampuan teknologi spasial dan Artificial Intelligence (AI) dalam Microsoft Data Science Virtual Machine (DSVM) pada platform cloud Azure. Geo-AI berperan sebagai penghubung keterampilan ArcGIS Pro, yang adalahgenerasi baru desktop Esri, dengan platform AI Microsoft dan ArcGIS Enterprise pada Azure guna memampukan Geo-AI yang berbasis Saas.

GIS, AI dan Data Science Virtual Machine menyajikan pemahaman yang lebih dalam yang tergabung dengan geospasial yang cerdas serta mempercepatpemungutan keputusan.

Juga b antuan penempatan ArcGIS pada Azure Stack, sehingga menimbulkan inovasi cerdas dan cepat berupa komputasi cloud ke pemukiman data lokal ditempat yang cocok dengan tata teknik serta aturan pemerintahan.

Mulia Dewi Karnadi, Chief of Partner Officer dan Director of Small Medium Microsoft Indonesia, produk ArcGIS gampang berintegrasi dengan berbagaisoftware Microsoft serta layanannya, yang ditempatkan pada platform cloud Azure.

Kemampuan AI dan Machine Learning memungkinkan infrastruktur cloud yangbisa diukur, pada ketika yang sama, merawat aset geospasial dan memiliki keterampilan pemrosesan data besar.

“Microsoft Indonesia mengakui bahwa penyelesaian yang ditawarkan Esri Indonesia ialah standar nyata untuk teknologi geospasial di Indonesia dan kami paling bangga dapat menyerahkan nilai tambah untuk pelaku bisnis di Indonesia,” kata Mulia Dewi.

Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia menambahkan, campuran kerja AI, Machine Learning dan Geographic Information System (GIS) menolong organisasi mengambil, menyimpan dan mengelola jumlah data yang besar,mengerjakan Analisa Analisa yang tepat, lantas menyajikan pemahamantentang data tersebut.

"Kemitraan dengan Microsoft Indonesia memakai Azure terus mempertinggi produktivitas pemakai, penyebaran cloud Azure dan GeoAI yang memungkinkan pemakai teknologi kami mempunyai waktu lebih tidak sedikit untuk memecahkan masalah-masalah dunia yang nyata,” katanya.

Baca Juga : Potensi Teknologi Blockchain, Tidak Hanya Bitcoin


0 komentar:

Posting Komentar