Selasa, 02 April 2019

Teknologi Informasi dalam bidang pertanian



Teknologi Informasi Saat menyerahkan sambutan dalam acara Smart Citizen Day 2019 di Jakarta, Kamis, Darminmenuliskan bahwa terdapat sekian banyak  manfaat yang hadir dari pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi.
     Pertama, pertumbuhan sekian banyak  platform bisnis, yang tampak dari nilai kapitalisasi 10 perusahaan platform teratas, yang lebih tinggi dari perusahaan konvensional, dan mampu dijangkau dalam masa-masa singkat.
     Kedua, membuka kesempatan usaha sebab perkembangan digital sudah mengubah sekian banyak  bisnis model, salah satunya, bisnis ekonomi bareng yang dapat menambah nilai dan pemanfaatan aset.
     Ketiga, dapat meningkatkan kesejahteraan karena software berbasis jasa laksana Go-jek, berkontribusi dalam mendorong kemakmuran masyarakat laksana supir, UKM, dan petani sertamembuat inklusivitas keuangan.
Saat ini, tidak sedikit platform yang bermunculan untuk menambah kinerja sektor pertanian dan perikanan serta mencukur rantai penyaluran sehingga membuat efisiensi dan kesempatan lebih luas untuk para petani maupun nelayan.
Telah tidak sedikit platform yang jajaki mendorong sektor agrikultur memanfaatkan teknologi digital, seperti software ‘Regopantes’ guna sektor pertanian, dan software ‘Aruna’ guna sektor perikanan,” ujar Darmin.
Pemanfaatan platform itu tidak melulu mampu menambah kesejahteraan petani dan nelayan, namun pun memberikan pelayanan untuk konsumen melewati produk yang segar dan harga yang kompetitif.
Oleh sebab itu, pemerintah terus mendorong pengembangan sumber daya insan dalam bidang digital supaya fenomena teknologi informasi dan komunikasi ini dapat menyerahkan manfaat untuk pertumbuhan UKM.
Upaya yang sudah dilakukan ialah dengan menambah literasi dan adopsi digital sertamenyerahkan dukungan untuk sistem inovasi yang nantinya bisa memberikan guna maupun perbaikan.
“Penetrasi internet masyarakat ketika ini lumayan tinggi, yaitu menjangkau 54,68 persen atau 143 juta jiwa. Angka ini bisa menjadi kekuatan paling besar, baik sebagai pasar maupun sebagai produsen di sektor digital,” ujarnya.
Darmin menuliskan persiapan tersebut paling penting sebab salah satu kendala daripertumbuhan teknologi digital ialah penggantian peran insan oleh mesin.
Meski demikian, permintaan tenaga kerja yang memiliki kemahiran dalam bidang digitalpun sangat tinggi sampai-sampai mendorong industri berbasis “brainware” paling dibutuhkan.
“Pengembangan talenta digital Indonesia menjadi krusial supaya mempunyai kompetensi yang relevan. Penting pun untuk mempersiapkan UMKM supaya mendapatkan guna daripertumbuhan ekonomi digital,” katanya.
Secara keseluruhan, Darmin menuliskan komitmen bareng dengan semua pemangku kepentingan dibutuhkan dalam menghadapi kendala di era digital.
Perkembangan ekonomi berbasis teknologi informasi ini adalahkerja sama lintas sektorsampai-sampai kolaborasi pemerintah dengan otoritas berhubungan maupun platform mutlak diperlukan. (Ant/TC)

Baca:( Perkembangan teknologi informasi ciptakan ekonomi digital  )

0 komentar:

Posting Komentar